Bina IKM Pembuatan Tempe, Disperindag Kota Cilegon Gandeng Fakultas Teknik Untirta

Diposting pada

Cilegon, FTUntirta- Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Cilegon melakukan kunjungan ke Fakultas Teknik Untirta terkait kerjasama pembuatan tempe pada hari Kamis, 1 Oktober 2020. Kunjungan ini dihadiri langsung oleh Kepala Bagian Industri Disperindag kota Cilegon beserta timnya.

Dalam pertemuan tersebut Disperindag kota Cilegon membahas kerjasama tentang pembinaan Industri Kecil Menengah (IKM) yang akan mereka lakukan. Dalam pembinaan yang akan mereka lakukan, Fakultas Teknik Untirta diminta untuk turut ikut serta membina IKM tentang bagaimana menggunakan mesin pencacah kulit ari kedelai dalam memproduksi tempe kepada Industri Kecil Menengah (IKM).

Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Cilegon sudah menyiapkan 4 buah mesin penghancur kulit ari kedelai. Sebelumnya proses pemisahan kulit ari kedelai ini dilakukan secara manual. Selain mesin, mereka juga menyiapkan rak fermentasi yang tadinya terbuat dari bambu sekarang sudah dibuatkan dari bahan stainless. Mesin pencacah dan rak stainless ini nantinya akan diberikan kepada setiap IKM sehingga bisa langsung dimanfaatkan oleh IKM” ucap Prof. Dr. -Ing Asep Ridwan, ST., MT., IPM selaku Dekan Fakultas Teknik Untirta.

Beliau juga menambahkan bahwa dalam pembinaan ini Fakultas Teknik Untirta diminta memberikan materi tentang Good Manufacturing Practices di era pandemi Covid-19 dan juga menjelaskan bagaimana cara mengoperasikan mesin otomatis pembuat tempe.

Prof. Dr. -Ing Asep Ridwan Berharap Fakultas Teknik Untirta dan Disperindag kota Cilegon bisa terus menjalin kerjasama khususnya dalam pembinaan IKM kota Cilegon sehingga baik Fakultas Teknik Untirta maupun masyarakat bisa lebih produktif dan berkembang.

Sebagai tambahan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Cilegon akan mengadakan Workshop pada 28 Oktober 2020 di hotel restaurant Baruga Cilegon.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *